Obat Tradisional untuk Pengobatan Alternatif Demam Berdarah Dengue

Wabah demam berdarah dengue (DBD) masih saja memakan banyak korban. Agar tidak terlambat, harus ditangani sedini mungkin. Ada juga pengobatan tradisional yang bisa dijadikan pilihan pengobatan. Seringkali, penyakit demam berdarah dengue (DBD) baru diketahui ketika sudah kronis. Gejalanya yang mirip dengan penyakit lain, acap kali membuat penanganannya jadi terlambat.Gejala utama penyakit demam berdarah dengue (DBD) adalah demam, sakit kepala, dan mual. Setelah digigit nyamuk aedes aegypti, masa tunasnya sekitar seminggu. Gejala permulaan yang timbul setelah masa tunas antara lain nyeri kepala, badan pegal-pegal, tidak napsu makan, kadang-kadang menggigil, dan ada ruam (bintik kemerahan).Selain itu, terjadi pembengkakan akibat kebocoran pada pembuluh darah. Kelopak mata membengkak, atau kalau pakai cincin susah dikeluarkan. Ini karena cairan dari pembuluh darah merembes ke jaringan, sehingga semua bagian tubuh membengkak. Yang juga khas adalah terjadi pembengkakan hati.

Obat Tradisional

Di tahap awal penyakit dan tahap pemulihan, beberapa obat tradisional berupa jenis tanaman dan buah bisa dikonsumsi untuk membantu mengatasi kekurangan cairan dan trombosit, serta meningkatkan daya tahan tubuh.

Jambu biji merah
Jambu biji merah dihubungkan dengan darah karena warna buahnya yang juga merah. Tanaman ini juga mengandung banyak vitamin C, yang dianggap sebagai antioksidan untuk menambah daya tahan tubuh. Meski belum terbukti secara klinis, daun dan buah jambu biji merah disebut-sebut bisa meningkatkan jumlah trombosit. Meskipun tidak akan begitu membantu jika pasien sudah dalam kondisi berat dan jumlah trombosit turun drastis.

Buah jambu biji merah bisa dibuat jus, sementara daunnya direbus dan diminum. Cukup ambil 5-6 lembar daun, lalu rebus dengan 3 gelas air. Minum setelah dingin. Untuk anak-anak, cukup 2 lembar daun. Tapi, barangkali agak susah kalau anak-anak diberi rebusan daun jambu biji, soalnya rasanya, tidak enak. Lebih baik jus jambu, rebusan angkak, duong quy atau qi zi yang rasanya manis.

Daun jambu biji tua ternyata mengandung berbagai macam komponen yang berkhasiat untuk mengatasi penyakit demam berdarah dengue (DBD). Kelompok senyawa tanin dan flavonoid yang dinyatakan sebagai quersetin dalam ekstrak daun jambu biji dapat menghambat aktivitas enzim reverse trancriptase yang berarti menghambat pertumbuhan virus berinti RNA. Demikian hasil penelitian yang dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, yang sejak 2003 meneliti ekstrak daun jambu biji untuk pengobatan DBD.

Angkak
Cara kerja klinis angkak belum diketahui secara pasti, karena seperti halnya jambu biji merah, penelitian tentang angkak juga belum banyak. Yang jelas, jika proses penyakit DBD sedang berat, semua cairan tidak bisa terserap melalui pembuluh darah. Jadi, dari pencernaan, cairan langsung dibuang. Kebocoran pada dinding pembuluh darah tidak bisa diatasi dengan cairan apa pun secara oral. Pengobatan satu-satunya hanya dengan memberikan infus cairan.

Untuk angkak, ambil setengah sendok teh, lalu rebus dan minum setiap hari. Untuk anak-anak, cukup seperempat sendok teh. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh, bisa ditambahkan rebusan daun sambiloto pada rebusan angkak tadi. “Cukup 7-8 lembar daun sambiloto. Ini akan membantu kondisi tubuh tidak drop, selain membantu menurunkan demam,” jelas Setiawan.

Selain ketiga tanaman di atas, ada pula tanaman dan buah asal Cina yang, berdasarkan penelitian, bisa membantu menaikkan jumlah trombosit dan menyehatkan darah. “Secara tradisional, akibat DBD, darah jadi kurang sehat. Nah, kedua tanaman dan buah ini berfungsi menyehatkan darah.

1. Duong-quy (Radix Angelica Sinensis)
Merupakan akar-akaran yang rasanya manis. Buah ini berfungsi menyehatkan darah, mengatasi sindroma lesu darah, meningkatkan trombosit dan leukosit, serta melancarkan darah,. Untuk DBD, rebus 5-10 gram duong-quy dengan 3 gelas air, lalu dinginkan dan minum setiap hari. Anak-anak cukup 5 gram setiap hari.  Minuman ini tidak memiliki efek samping, jadi bisa diminum setiap hari untuk menyehatkan darah sekaligus menjaga kondisi tubuh.

2. Gou qi zi (Fructus Lycii)
Buah dari tanaman ini memiliki khasiat tonik yang menguatkan. Rasa buah ini manis dan berfungsi memberi makan darah. Jadi, fungsinya juga untuk menyehatkan darah. Caranya, ambil 6-15 gram qi zi, rebus dengan 3 gelas air hingga tinggal satu gelas, lalu minum. Untuk anak-anak cukup 6 gram. “Qi zi bisa membantu mempercepat penyembuhan pasien DBD, paling tidak menjaga supaya jumlah trombosit tidak turun drastis.”

Qi zi dan duong quy bisa direbus dan diminum bersamaan. Bisa juga ditambah angkak, lalu direbus bersama-sama sebelum diminum. Atau ditambah jus jambu biji merah. Ramuan ini tidak memiliki efek samping, jadi bisa dikonsumsi setiap hari untuk menjaga kondisi tubuh, sekaligus menyehatkan darah. Duong quy dan qi zi bisa diperoleh di toko-toko obat Cina

7 Responses

  1. oia ikna q tanya nih,daur hidup nyamuk tuch gmn saat menyerang man…..

  2. Oh…. begitu tho bu bidan. Betul…. betul…. betul….. bu bidan klu obat anti mlarat pa?? N jgn lpa kasih comment di blog q. Okey…..

  3. setiap nyamuk sangat berbabahaya ,meskipun hanya satu gigitan saja,oleh karna itu kita harus waspadai hal itu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: